Fajar

Fajar

Noch keine Bewertungen
2022 · Indonesisch · Taschenbuch · 28 editions
Zum Regal hinzufügen

Bewerte dieses Buch


Buchjournal exportieren

Beschreibung

Pada 1986, Elie Wiesel mendapat Hadiah Nobel Perdamaian, dan mengacu pada Los Angeles Times, “dia (Elie) adalah Yahudi paling penting di Amerika.” Salah satu karya Elie yang paling kuat adalah trilogi Malam yang mencakup tiga cerita mencekam ihwal pengalaman pribadinya berhadapan dengan kekejaman Nazi atau lebih spesifik: holocaust.

Fajar adalah buku kedua dalam trilogi Malam. Ia berkisah tentang Elisha, anak muda yang bertahan hidup dari kamp kematian—seorang yatim-piatu yang kehilangan tidak hanya ayah dan ibu, tetapi juga harapan—lalu direkrut oleh para anggota Perlawanan pada masa ketika pengadilan kebanjiran pekerjaan, penjara meluber, para jagal bekerja penuh waktu, peradilan begitu kejam. Suatu ketika seorang pejuang Yahudi dihukum mati, kemudian para petinggi di Perlawanan meminta Elisha mengeksekusi mati salah seorang pejabat kerajaan sebagai pembalasan.

Elisha adalah Elie Wiesel yang berusaha melakukan refleksi terhadap dirinya sendiri dan masa lalu yang menghantuinya. “Katakanlah tentara Amerika, alih-alih mengirim saya ke Perancis, memberi saya visa untuk ke Tanah Suci—akankah saya tertarik untuk bergabung dengan salah satu pergerakan yang berjuang demi hak-hak orang Yahudi? Dan jika demikian, dapatkah saya betul-betul berkomitmen dan membunuh seorang pria, seorang asing? Akankah saya memiliki kekuatan untuk mengklaimnya sebagai korban saya?”

Jawabannya tentu akan menjadi sebuah simulasi atau fiksi—sebagaimana buku ini. Namun, kekejaman semacam itu begitu dekat dengan sejarah manusia dan Fajar berhasil mengungkap apa yang tak pernah terbayangkan oleh orang-orang yang tak mengalaminya.

Buchdetails

Format Taschenbuch
Seiten 128 Seiten
Sprache Indonesisch
Veröffentlicht Jan 1, 2022
Verlag Basabasi
Ausgaben 28 editions
ISBN-10 6233052599
ISBN-13 9786233052597

Rezensionen

Alle anzeigen

I absolutely love, Eli Wiesel's writing style. This book absolutely was amazing and I'm so glad I finally picked it up and read it. I had to read his first book night back in high school and I fell in love with his story and everything that he had to go through with his sister and his mother and a parents. So hearing this fictional version of what he thought or what he imagined life to be like through this book is absolutely amazing. I thought of myself sitting here at 1:00 a.m. in the morning reading it and finishing it by 1:30 a.m. in the morning. Like are you kidding me?

July 13th 2025
Zum Regal hinzufügen

Bewerte dieses Buch


Buchjournal exportieren