Beschreibung
Revolusi tak selamanya menyisakan cerita heroik, penuh pengorbanan dan kisah kepahlawanan. Kancah agung revolusi pada awal kemerdekaan Indonesia di tahun 1945 juga menyisakan beragam kepiluan dan kisah-kisah tentang orang-orang yang pintar 'memanfaatkan' keadaan.
Surabaya pada bulan November 1945 adalah inspirasi bagi banyak sastrawan, termasuk pengarang kisah "Surabaya" ini. Idrus memotret kota Surabaya yang tengah membara oleh semangat revolusi dengan sudut pandangnya yang orisinil dan penuh keberpihakan terhadap penderitaan orang-orang biasa, orang-orang Surabaya.
Novelet "Surabaya" adalah sisi lain dari hiruk pikuk perjuangan sebuah bangsa yang baru lahir. Gaya bertutur sinis namun memikat sehingga tanpa terasa, kita seakan diajak menjadi salah seorang penyaksi pada peristiwa heroik yang berlangsung, khususnya di sekitar Surabaya