Malam

Malam

Pas encore d'évaluations
2022 · Indonésien · livre numérique · 139 editions
Ajouter à l'étagère

Évaluer ce livre


Exporter le journal de lecture

Description

Pada 1986, Elie Wiesel mendapat Hadiah Nobel Perdamaian, dan mengacu pada Los Angeles Times, “dia (Elie) adalah Yahudi paling penting di Amerika.” Salah satu karya Elie yang paling kuat adalah trilogi Malam yang mencakup tiga cerita mencekam ihwal pengalaman pribadinya berhadapan dengan kekejaman Nazi atau lebih spesifik: holocaust.

Malam adalah buku pertama dalam trilogi tersebut. Ia berkisah tentang penindasan Nazi Jerman terhadap kaum Yahudi yang tentu sudah banyak kita dengar. Namun, pengalaman langsung Elie Wiesel sebagai korban Nazi terasa lebih kuat dan gamblang sehingga mampu membuat kuduk berdiri bahkan perut mual. Setiap hari ia menyaksikan manusia baik tua maupun bayi dibakar hidup-hidup, mencium aroma daging manusia yang terbakar dan melihat cerobong krematorium mengeluarkan asap hitam berbau busuk.

Elie selalu ingat wajah seorang anak laki-laki yang memiliki raut wajah malaikat yang berakhir di tiang gantungan. Elie pun terus teringat akan peristiwa ketika Ayahnya sekarat dan kemudian mati menjelang pembebasan tahanan. Dalam buku ini, dia mendeskripsikan peristiwa demi peristiwa kebengisan di kamp konsentrasi Auschwitz, Buna, dan Buchenwald dengan begitu lugas dan mengejutkan.

Détails du livre

Format livre numérique
Pages 196 pages
Langue Indonésien
Publié Jan 1, 2022
Éditeur Basabasi
Éditions 139 editions
ISBN-10 6233052572
ISBN-13 9786233052573

Night is Elie Wiesel's masterpiece, a candid, horrific, and deeply poignant autobiographical account of his survival as a teenager in the Nazi death camps.

August 26th 2026

Haunting, but a must read for everyone.

May 25th 2026

It is insightful on the concentration camps and how they were run, though difficult to read at times. Very short and concise

March 29th 2026
Ajouter à l'étagère

Évaluer ce livre


Exporter le journal de lecture