Opis
Waktu tak pernah menunggu, aku tahu. tapi aku selalu menunggu saat detik mengetuk jendela dan katakan, "BErsegeralah, ini giliranmu!"
Impian ke tanah suci hanya tinggal impian jika tidak diawali dengan langkah pertama. Menulis kerinduan ke rumah Allah adalah salahs atu perwujudannya. Membaca kisahnya juga bentuk lain kesungguhan. Semoga para penulis dan pembaca buku ini akans egera tercapai impiannya ke Baitullah. (Asma Nadia, penulis)
Impian ke tanah suci hanya tinggal impian jika tidak diawali dengan langkah pertama. Menulis kerinduan ke rumah Allah adalah salahs atu perwujudannya. Membaca kisahnya juga bentuk lain kesungguhan. Semoga para penulis dan pembaca buku ini akans egera tercapai impiannya ke Baitullah. (Asma Nadia, penulis)
Szczegóły książki
Format
Miękka okładka
Strony
231 stron
Język
Indonezyjski
Opublikowany
Dec 20, 2014
Wydawca
LovRinz Publishing