Opis
Siang adalah buku ketiga dalam trilogi Malam. Novel ini mengurai berbagai tema tetapi subjeknya yang hakiki ialah setelah selamat dari berbagai peperangan keji, bagaimana seseorang masuk ke dalam dunia tak bermakna atau berbahaya? Terlepas dari segala yang menyerupai kehidupan normal, kehilangan segalanya kecuali kenangan, tokoh di dalam novel ini menderita oleh ketidakmampuannya bergantung kepada masa depan. Ia melawan kematian. Pula melawan kehidupan. Goyah di antara dua panggilan ini, yang sama brutalnya, ia hidup dengan ketakutan dan kenangan lamanya.
Pada kenyataannya, pertanyaan ini telah menghantui Elie sejak lama: masihkah hidup bermakna setelah lepas dari kamp Auschwitz? Dalam semesta yang terkutuk, masih mungkinkah harapan itu ada? Bagi seorang anak muda yang bertahan hidup dengan pengetahuan tentang hidup-mati yang melampaui orang-orang tua, tidakkah bunuh diri semenarik cinta dan iman?
Szczegóły książki
Recenzje
Zobacz wszystkieLet's book. Had me thinking bro. I am absolutely in love with Eli Wiesel and all of his freaking books. I like the way he rides is absolutely captivating and the back and forth in this book. I will say it kind of confuses me here. But overall I fell in love with this book just like I fell in love with every other book. There were so many points and times where I had to literally stop and just be like wow like for someone who struggles with depression of reading this book and like basically understanding that this man is like look: if I die I die. It is what it does. Please don't try to save me and he's in a situation where he basically faced his death and he was hoping he did die and now he's not that he's alive and now people are questioning him. People are walking out eggshells around him and he's basically sitting here telling them exactly why he doesn't want to be alive or exactly who he is. And they're still just staring at him like he's crazy. And it's weird for me, because reading all that I like: Yes I get that.