Reviews
700 halaman ludes dalam waktu tiga hari. Sempet ambis mau ngelibas buku ini cepet2, tapi inget masih ada urusan duniawi yang harus dikerjakan :')Sesuai judulnya, buku ini banyak bahas soal aroma, terutama yang berkaitan dengan parfum. Risetnya Dee Lestari menurutku gila-gilaan, suka banget sama deskripsi aroma yang ditulis di sini. Diksinya cantik dan penyampaian ceritanya juga page turner. Selain itu, unsur misterinya sukses bikin gregetan sampe aku jejeritan sendiri waktu ketemu plot twist. Oke, Aroma Karsa, kamu masuk nominasi buku yang berhasil membuat semangat kepo-ku meledak.Fantasinya ... ASHFDJKL! Pengen berguru sama Dee Lestari, kok bisa kepikiran bikin fantasi sekeren ini, yang gabungin antara sejarah, mitos, sama kultur lokal. Sampe googling buat mastiin, itu Mahesa Guning beneran ada? Puspa Karsa beneran ada di prasasti sejarah?Awal-awal bukunya emang rada dragging sih, konflik utamanya justru baru dibahas intens di 1/3 menuju akhir cerita. Sayangnya lagi, karakter di buku ini gak ada yang sukses bikin aku terpikat. Development character-nya bagus, tapi nggak cukup membuatku bersimpati ke mereka. Aku sendiri kurang sreg sama romance-nya Jati dan Suma (#TimArya). But, overall, ending-nya gokil banget menurutku. Penasaran cerita lanjutannya, tapi juga pengin ending finalnya gini aja, saking gokilnya :D