Description
Maya, sosok menawan dan cerdas, menjalani hidupnya dengan penuh semangat meskipun dikelilingi oleh harapan dari orang-orang untuk menemukan cinta. Meski dikelilingi oleh berbagai ketertarikan, kenyataannya dia terjebak dalam status jomblo yang tampaknya menjadi kutukan baginya. Pertanyaannya: apakah kecantikan dan kepintaran selalu menjadi jaminan untuk menemukan cinta sejati?
Melalui berbagai kisah dan liku-liku kehidupan, Maya dan teman-temannya berjuang menghadapi stigma yang melekat pada mereka yang masih sendiri. Mereka merenungkan makna cinta dan hubungan, serta bagaimana masyarakat sering kali mendebatkan status jomblo sebagai sesuatu yang negatif. Berbagai kejadian lucu dan emosional mewarnai perjalanan mereka, menyoroti sisi humoris dari kehidupan lajang.
Persahabatan mereka menjadi penopang dalam menjalani berbagai cobaan, menunjukkan bahwa perjalanan menemukan cinta tidak selalu harus dilakukan sendirian. Dalam pencarian mereka akan cinta, Maya dan teman-teman menyadari bahwa terkadang, kutukan yang dianggap menyakitkan ini dapat menjadi peluang untuk menemukan diri sendiri dan kekuatan dari dalam.
Melalui berbagai kisah dan liku-liku kehidupan, Maya dan teman-temannya berjuang menghadapi stigma yang melekat pada mereka yang masih sendiri. Mereka merenungkan makna cinta dan hubungan, serta bagaimana masyarakat sering kali mendebatkan status jomblo sebagai sesuatu yang negatif. Berbagai kejadian lucu dan emosional mewarnai perjalanan mereka, menyoroti sisi humoris dari kehidupan lajang.
Persahabatan mereka menjadi penopang dalam menjalani berbagai cobaan, menunjukkan bahwa perjalanan menemukan cinta tidak selalu harus dilakukan sendirian. Dalam pencarian mereka akan cinta, Maya dan teman-teman menyadari bahwa terkadang, kutukan yang dianggap menyakitkan ini dapat menjadi peluang untuk menemukan diri sendiri dan kekuatan dari dalam.
Book Details
Format
Paperback
Pages
216 pages
Language
Indonesian
Published
Jan 1, 2007
Publisher
Lingkar Pena Publishing House